Sponsor

Kamis, 05 Oktober 2017

BAB II



BAB II
LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN
A. Pengertian
       Dalam sub ini menjelaskan mengenai beberapa pengertian kata-kata atau istilah yang terdapat dalam tugas akhir ini yang berhubungan dengan sumber-sumber dari berbagai literature yang sesuai adapun pengertian-pengertiannya sebagai berikut :
1.    Pengertian Aplikasi
Menurut Hengky (2010:4) aplikasi adalah satu unit perangkat   lunak yang dibuat untuk melayani kebutuhan akan beberapa aktifitas seperti sistem perniagaan, game, pelayanan masyarakat, periklanan atau semua proses yang hampir dilakukan oleh manusia.

“Aplikasi adalah  sebuah perangkat lunak yang menjadi front end dalam sebuah sistem yang digunakan untuk mengolah data menjadi sebuah informasi yang berguna bagi orang dan sistem yang bersangkutan”(Sri Widianti,2012 : 89).
       Dapat disimpulkan bahwa aplikasi merupakan perangkat alat lunak yang digunakan untuk tujuan tertentu, seperti mengolah dokumen, dan memenuhi kebutuhan pengguna dalam menjalankan pekerjaan tertentu.

2.    Pengertian Program
        Salah satu hal yang berkaitan erat dengan teknologi komunikasi adalah program. Program merupakan kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasi yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur berupa urutan langkah dalam penyelesaian masalah yang diimplementasikan dengan mengunakan bahasa pemrograman sehingga dapat dieksekusi oleh komputer.
        “Program adalah kumpulan perintah terperinci yang digunakan untuk mengatur  kerja komputer” (Abdul kadir,2009:h.1).
        Dapat disimpulkan bahwa program adalah kumpulan instruksi (statment) atau perintah yang disusun sedemikian rupa sehingga mempunyai urutan nalar yang tepat untuk menyelesaikan suatu persoalan. Menurut P. Insap Santosa “...Instruksi (statement) yang dimaksud adalah syntax (cara penulisan) sesuai dengan bahasa pemrograman yang digunakan serta memiliki komponen-komponen seperti : input, output, proses, percabangan dan perulangan.

3.    Pengertian Penjualan
        “Penjualan adalah jumlah yang dibebankan pembeli untuk   barang dagang yang diserahkan merupakan pendapatan perusahaan yang besangkutan”(Soemarso,2009 : 160).
       Penjualan atau menjual berarti suatu tindakan untuk menukar barang ataupun jasa dengan uang dengan cara mempengaruhi orang lain agar mau memiliki barang yang ditawarkan sehingga kedua belah pihak mendapatkan keuntungan dan kepuasan. Fungsi dari penjualan diantaranya:
a.    Mendapatkan keuntungan dari penjualan.
b.    Menjalin rekan bisnis yang luas.
c.    Melayani Kebutuhan konsumen.
        Secara umum penjualan terdiri dari 2 jenis yaitu penjualan tunai dan kredit. Penjualan tunai terjadi apabila penyerahan barang atau jasa segera diikuti dengan pembayaran dari pembelian. Keuntungan dari penjualan tunai adalah hasil dari penjualan tersebut langsung terealisir dalam bentuk kas yang digunakan untuk mempertahankan likuiditas perusahaan.
        Dapat disimpulkan bahwa penjualan tunai adalah penjualan yang transaksi pembayaran dan pemindahan hak atas barangnya langsung melalui register kas atau bagian kassa. Sehingga, tidak diperlukan prosedur pencatatan piutang pada perusahaan penjual. Dokumen yang biasa digunakan dalam mencatat sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai adalah:
a.    Faktur penjualan tunai, berfungsi memerintah kepala bagian kassa untuk menerima uang dari pembeli sejumlah yang tercantum dalam dokumen tersebut.
b.    Pita register kas (cas register tape), Dokumen ini dihasilkan oleh fungi kas dengan cara mengoperasikan mesin register. Pita register ini merupakan bukti penerimaan kas yang dikeluarkan oleh fungsi kas dan merupakan dokumen pendukung faktur penjualan tunai yang dicatat dalam jurnal penjualan..
c.    Credit Card Sales Slip, Dokumen ini dicetak oleh credit card center bank yang menerbitkan kartu ktedit dan diserahkan kepada perusahaan (disebut merchant) yang menjadi anggota kartu kredit. Bagi perusahaan yang menjual barang atu jasa, dokumen ini di isi oleh fungsi kas dan berfungsi sebagai alat untuk menagih uang tunai dari bang yang mengeluarkan kartu kredit, untuk transaksi penjualan yang telah dilakukan kepada pemegang kartu ktedit.
d.    Bill of lading, digunakan sebagai bukti penyerahan barang dari perusahaan penjual barang dalam penjualan COD (cash on delivery).
e.    Faktur penjualan COD, digunakan sebagai perekam berbagai informasi yang diperlukan untuk manajemen mengenai transaksi penjualan tunai.
f.     Bukti setor bank, merupakan dokumen yang digunakan sebagai bukti penyetoran kas dari penjualan tunai ke bank. bukti ini dipakai oleh bagian akuntansi sebagai dokumen sumber pencatatan transaksi penerimaan kas atas penjualan tunai ke dalam jurnal penerimaan kas.
g.    Rekapitulasi harga pokok penjualan, digunakan untuk meringkas harga pokok produk yang dijual selama satu periode dan sebagai dokumen pendukung bagi pembuatan bukti memorial untuk mencatat harga pokok produk yang dijual.
h.    Jurnal Penerimaan Kas
Kas                                                                        XXX
Penjualan Tunai                                          XXX
4.    Pengertian Forklift
       Forklift adalah suatu alat atau kendaraan yang berguna untuk memindahkan suatu barang dari tempat berbeda yang berfungsi untuk memudahkan suatu pekerjaan manusia. (http://www.manunggaljayaabadi.co.id/Pengertian-forklift.html)
       Forklift ini merupakan alat bantu kendaraan yang sering digunakan untuk berbagai keperluan khususnya untuk mereka yang berkecimpung dalam dunia logistik, dimana fungsi utamanya sebagai alat industri bertenaga yang digunakan untuk mengangkat, menurunkan serta memindahkan material berat. beberapa komponen dari forklift yang perlu diketahui :
a.    Fork, merupakan bagian utama dari kendaraan forklift yang berfungsi sebagai penopang untuk membawa dan mengangkat barang. Fork berbentuk dua buah besi lurus dengan panjang rata-rata 2.5 m. Posisi peletakan barang di atas pallet masuk ke dalam fork juga menentukan beban maksimal yang dapat diangkat oleh sebuah forklift.
b.    Carriage, merupakan bagian dari spare part forklift yang berfungsi sebagai penghubung antara mast dan fork, ditempat inilah fork melekat selain itu carriage juga berfungsi sebagai sandaran dan pengaman bagi barang-barang dalam pallet untuk pengangkatan atau transportasi.
c.    Mast, merupakan bagian utama terkait dengan fungsi kerja sebuah fork dalam forklift. Mast adalah satu bagian yg berupa dua buah besi tebal yg terkait dengan hydrolic system dari sebuah forklift. Mast ini berfungsi untuk lifting dan tilting.
d.    Overhead Guard, adalah pelindung bagi seorang driver forklift. Fungsi pelindungan ini terkait dengan safety user (keamanan pengguna) dari kemungkinan terjadinya barang yg jatuh saat diangkat atau diturunkan, juga sebagai pelindung dari panas dan hujan.
e.    Counterweight, merupakan bagian penyeimbang beban dari sebuah forklift. Letaknya berlawanan dgn posisi fork.

5.    Pengertian Spare Parts
        Pengertian Spare Part adalah suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan mempunyai fungsi tertentu. (http://cybon.blogspot.com/2010/11/ pengertian-suku-cadang-spare-part.html).
        Setiap alat berat terdiri dari banyak komponen, namun yang akan dibahas disini adalah komponen yang sering mengalami kerusakan dan penggantian. misalkan engine yang mempunyai komponen didalamnya yaitu fuel injection pump, water pump, starting motor, alternator, oil pump, compressor, power steering pump, turbocharger, dan lain-lain.
   
B.   Teori Tentang Materi Pembahasan
1.    Database (Basis Data)
Database merupakan kumpulan data dari penempatan tenaga kerja yang saling terkait dan saling mempengaruhi sesuai dengan tingkat kepentingannya sehingga  data tersebut terintegrasi dan independence(Aris martono,2009.h:307).

“Database adalah kumpulan kumpulan beberapa tabel yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya yang diakses menggunakaan coding dalam bahasa pemrograman sehingga dapat menghasilkan data dan informasi yang dibutuhkan” (Irnawan,2011:2).

       Database ini dimaksudkan untuk mengatasi masalah yang ada pada sistem. Selain itu database dapat diartikan sebagai kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file yang lain sehingga membentuk data yang dapat memberikan informasi bagi para pemakai. Dilihat dari jenisnya, basis data dibagi menjadi 2 yaitu :
a.    Basis data flat-file.
       Merupakan basis data yang tersusun dari sekumpulan string dalam satu file atau lebih yang dapat diurai untuk mendapatkan informasi yang disimpan. Basis data ini baik digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah kecil dan akan menjadi sangat rumit apabila digunakan untuk menyimpan data dengan struktur kompleks. Salah satu kelemahan basis data ini adalah rentan pada korupsi data karena tidak adanya penguncian yang melekat ketika data digunakan/dimodifikasi.

b.    Basis data relasional.
        Basis data ini mempunyai struktur yang lebih logis terkait cara penyimpanannya. Basis data relasional menggunakan sekumpulan tabel dua dimensi yang masing-masing tabel tersusun atas baris dan kolom. Untuk membuat hubungan antara dua atau lebih tabel, digunakan key (atribut kunci) yaitu primary key di salah satu tabel dan foreign key di tabel yang lain. Saat ini penggunaan basis data relasional menjadi pilihan karena keunggulannya.
        Beberapa kelemahan yang mungkin dirasakan untuk penggunaan basis data jenis ini adalah implementasi yang lebih sulit untuk  data dalam jumlah besar, tingkat kompleksitasnya yang tinggi dan proses pencarian informasi yang lebih lambat karena perlu menghubungkan tabel-tabel terlebih dahulu.

2.    Entity Relationship Diagram ( ERD)
      Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan notasi grafis dalam permodelan data konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan”(Kusrini,2009 : h.99).
“ERD adalah sebuah pendekatan dalam perancangan basis data yang dimulai dengan mengidentifikasikan data-data terpenting yang disebut dengan entitas dan hubungan antara entitas-entitas tersebut yang digambarkan dalam suatu model diagram “(Indrajani,2011 : 109).
      Notasi- notasi simbolik yang digunakan dalam ERD adalah sebagai berikut :
Tabel 2.1 Simbol Diagram ERD
(Intan Adhiati & Boediono,2012:20)

No

Simbol

Nama

Keterangan

1

Entity


Dilambangkan dengan persegi panjang disebut juga sumber atau tujuan data. Setiap entitas harus kata benda. Entity bisa berupa seseorang, departmen, mesin atau lainnya.

2

Relation


Menunujukkan adanya relasi atau hubungan dari beberapa entitas  yang ada.

3


Garis & aliran data

Sebagai penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan himpunan atributnya.  

4

Atribut


menunjukkan keterangan nyata dari masing–masing entitas

 Sebuah relationship atau hubungan merupakan bagian yang sangat penting dalam merancang database.Terdapat tiga jenis hubungan atau relationship diantara entitas-entitas,diantaranya :
1)    Relasi satu ke satu (One to One Relationship)
    Hubungan yang hanya dapat dilakukan satu entity dengan satu entity lainnya.

Contoh :
Gambar 2.1 Relasi One to One
2)    Relasi satu ke banyak (One to Many Relationship)
    Hubungan yang hanya dapat dilakukan satu entity atau satu attribute dengan beberapa entity atau attribute yang lainnya.
      Contoh :
Gambar 2.2 Relasi One to Many
3)    Relasi banyak ke banyak (Many to Many Relationship)
   Hubungan yang hanya dapat dilakukan satu entity atau satu attribute dengan beberapa entity atau attribute yang lainnya dan satu entity atau satu attribute dengan beberapa entity atau attribute lainnya.
      Contoh :
Gambar 2.3 Relasi Many to Many.


3.    Normalisasi
       “Normalisasi adalah suatu proses yang digunakan untuk menentukan pengelompokkan atribut–atribut dalam sebuah relasi sehingga diperoleh relasi yang berstruktur baik” (Abdul kadir, 2009: h.116).
       Berikut adalah bentuk atau tahapan-tahapan normalisasi yaitu sebagai berikut :
a.    Unnormalized Form/UNF(Bentuk Tidak Normal)
Merupakan data yang akan direkam,tidak ada keharusan mengikuti format tertentu, dapat saja tidak lengkap.
TABEL 2.2
Unnormalized Form
Kode Barang
Nama Barang
Merk
Type Barang
Harga
HNSS.03.018
Handphone
Samsung
Galaxy Star
999000

Handphone
Samsung
Galaxy V
1199000
HNNK02.002
Handphone
Nokia
Lumia 720
3500000

Handphone
Nokia
Lumia 520
1900000

b.    First Normal Form/1NF (Bentuk Normal Kesatu)
1.    Setiap data dibentuk dalam flat file
2.    Tidak ada set attribute yang terulang/bernilai ganda
3.    Telah ditentukannya primary key untuk table/relasi tersebut
4.    Tiap attribute hanya memiliki satu pengertian   

TABEL 2.3
First Normal Form
Kode Barang
Nama Barang
Merk
Type Barang
Harga
HNSS.03.018
Handphone
Samsung
Galaxy Star
999000
HNSS03.017
Handphone
Samsung
Galaxy V
1199000
HNNK02.002
Handphone
Nokia
Lumia 720
3500000
HNNK02.001
Handphone
Nokia
Lumia 520
1900000
            
c.    Second Normal Form/2NF (Bentuk Normal Kedua)
1.    Memenuhi kriteria normal 1NF
2.    Attribute bukan kunci (non key) haruslah memiliki ketergantungan fungsional sepenuhnya pada kunci utama
TABEL 2.4
Second Normal Form
Tabel Barang
Kode Barang
Nama Barang
Merk
Type Barang
Harga
HNSS.03.018
Handphone
Samsung
Galaxy Star
999000
HNSS03.017
Handphone
Samsung
Galaxy V
1199000
HNNK02.002
Handphone
Nokia
Lumia 720
3500000
HNNK02.001
Handphone
Nokia
Lumia 520
1900000
Tabel Transaksi
No Nota
Kode Barang
Qty
Harga
N201406020001
HNSS.03.018
1
999000
N201406020002
HNSS03.017
1
1199000
N201406030003
HNNK02.002
1
3500000
N201406040004
HNNK02.001
1
1900000
d.    Third Normal Form/3NF (Bentuk Normal Ketiga)
1.    Memenuhi kriteria 2NF
2.    Attribute bukan kunci tidak memiliki dependensi transitif terhadap kunci utama.
TABEL 2.5
Third Normal Form
Tabel Barang
Kode Barang
Nama Barang
Merk
Type Barang
Harga
HNSS.03.018
Handphone
Samsung
Galaxy Star
999000
HNSS03.017
Handphone
Samsung
Galaxy V
1199000
HNNK02.002
Handphone
Nokia
Lumia 720
3500000
HNNK02.001
Handphone
Nokia
Lumia 520
1900000
Tabel Transaksi
No Nota
Kode Barang
Qty
Harga
N201406020001
HNSS.03.018
1
999000
N201406020002
HNSS03.017
1
1199000
N201406030003
HNNK02.002
1
3500000
N201406040004
HNNK02.001
1
1900000
Tabel Nota
No Nota
Tanggal Nota
Kode Pengguna
Jumlah Harga
N201406020001
02/06/2014
U2014001
999000
N201406020002
03/06/2014
U2014001
1199000
N201406030003
03/06/2014
U2014001
3500000
N201406040004
04/06/2014
U2014001
1900000
4.     Flowchart
       “Flowchart adalah bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah” (Sugiyono,2010:102)
       Flowchart merupakan bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambar ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan hubungan antar proses digambarkan dengan garis penghubung.
Tabel 2.6 Simbol flowchart
 (Intan Adhiati & Boediono,2012:25)
No
Simbol
Nama
Keterangan

1

Penghubung


Menyatakan sambungan dari proses ke proses lainnya dalam halaman yang sama.

2


Penghubung ke halaman lain

Menyatakan sambungan dari proses lainnya dalam halaman yang berbeda.

3

Proses


Menyatakan suatu proses yang dilakukan oleh komputer.

4

Manual


Menyatakan suatu proses yang tidak dilakukan oleh komputer.

5

Terminal


Menyatakan permulaan/akhir dari  suatu program.

6

Keying operation


Menyatakan segala jenis operasi yang diproses melalui suatu mesin yang memiliki keyboard. 

7


Garis dan aliran data

Menyatakan jalannya arus suatu proses.

8

Offline storage

Menunjukkan bahwa data dalam simbol ini akan disimpan ke media tertentu.

9

Manual input


Memasukkan data secara manual dengan menggunakan keyboard.

10

Input/output


Menyatakan proses input atau output tanpa tergantung jenis peralatannya.

11

Punched card

Menyatakan input berasal dari kartu  atau output ditulis ke kartu.

12

Pita magnetik


Menyatakan input berasal dari pita megnetic/output disimpan ke pita magnetic.

13

Disk Storage


Menyatakan input berasal dari disk atau output disimpan ke dalam disk.

       Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau acuan yang bersifat mutlak, karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer. Sehingga flowchart yang dihasilkan bervariasi. Secara garis besar, setiap pengolahan selalu terdiri dari 3 bagian utama, yaitu : input berupa bahan mentah, proses pengolahan, output berupa bahan jadi. Untuk pengolahan data dengan komputer, dapat dirangkum urutan dasar untuk pemecahan suatu masalah, yaitu :
a.    Start : berisi instruksi untuk persiapan peralatan yang diperlukan sebelum menangani pemecahan masalah.
b.    Read : berisi instruksi untuk membaca data.
c.    Procces : berisi kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
d.    Write : berisi instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke peralatan output.
e.    End berisi instruksi untuk mengakhiri kegiatan proses pengolahan.
Gambar berikut memperlihatkan flowchart dari kegiatan dasar diatas.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_eVzg-gscnAys5uyLmz4nZWGwt743LEgz8sz2pdAufi16wPwQkVYHX6L0eUnJGWN78jobI14qU65IhAegg1wyr47vWFaInZsS6AWyvXqN8g4BlPcSJK9jLEgDyoFOKccR8Cs0cMZliKY/s1600/dasar1.jpg
Gambar 2.4 flowchart dari kegiatan dasar
5.   Flowmap
         Flowmap adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program”( (Intan Adhiati & Boediono,2012:36)
         Flowmap berfungsi untuk memodelkan masukan, keluaran, proses maupun transaksi dengan menggunakan simbol-simbol tertentu.
Tabel 2.7 Simbol dan Keterangan  Flowmap
(Intan Adhiati & Boediono,2012:38)

No

Simbol

                                   Deskripsi

1



Simbol yang digunakan untuk menunjukkan awal atau akhir dari suatu proses

2



Menunjukkan dokumen input dan output baik untuk proses manual mekanik atau komputer.

3

Menunjukkan pekerjaan manual

4

Menunjukkan multi dokumen

5

Pengarsipan Data

6

Menunjukkan Proses

7

Simbol input atau output yang  digunakan untuk mewakili data input atau output

6.    Hierarchy Plus Input-Proses-Output (HIPO)
       “HIPO adalah teknik penggambaran modul-modul yang nantinya akan dikembangkan oleh programer menjadi prosedur-prosedur dalam program sistem informasi”(Al Fatta.2010 : h.150).
       “HIPO adalah penggambaran secara jelas dalam memperagakan apa yang dikerjakan suatu program,data apa yang digunakan,dan keluaran yang dihasilkannya”(Zulkifli,2009:h.284).
       HIPO merupakan alat dokumentasi program yang berdasarkan fungsinya untuk meningkatkan efisiensi usaha perawatan program.  Atau dapat pula dikatakan bahwa HIPO dikembangkan agar tersedia suatu teknik untuk mendokumentasikan fungsi program, pembentukan HIPO dilakukan pada tahap pengembangan sistem informasi, pada tahapan ini HIPO digunakan sebagai alat bantu dan teknik dokumentasi fungsi program dengan tujuan utamanya sebagai berikut :
a.    Untuk memberikan struktur yang memungkinkan fungsi suatu sistem dapat dimengerti.
b.    Untuk menguraikan fungsi-fungsi yang akan dikerjakan oleh suatu program, bukan untuk mengkhususkan pernyataan program yang dipakai untuk melaksanakan fungsi tersebut. 
c.    Untuk memberikan deskripsi visual dari input yang akan dipakai serta output yang akan dihasilkan oleh masing-masing fungsi pada tiap-tiap tingkat diagram.
C. Teori Tentang Program Aplikasi
1.  Microsoft Visual Basic
       Microsoft Visual Basic 6.0 adalah salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer dan banyak digunakan sehingga cukup banyak literature, kursus, situs internet maupun komunitas yang siap membantu.
       Microsoft Visual basic 6.0 menyediakan berbagai perangkat yang digunakan untuk membuat program aplikasi baik aplikasi kecil maupun sederhana untuk keperluan sendiri. Microsoft Visual basic 6.0 memiki kemampuan yang berguna untuk membantu pengguna dalam membuat atau mengerjakan sebuah aplikasi, kemampuan itu antara lain : membuat program aplikasi yang berbasis windows, membuat objek dan membuat program final bereksistensi EXE sehingga dapat langsung dijalankan.
a.    Lingkungan Visual Basic
       Layar Visual Basic adalah suatu lingkungan besar yang terdiri dari beberapa bagian-bagian kecil yang kesemuanya memiliki sifat :
1)    Floating : dapat digeser-geser ke posisi mana saja yang diinginkan.
2)    Sizable : dapat diubah-ubah ukurannya, seperti mengubah jendela windows.
3)    Dockable : dapat menempel dengan bagian lain yang berdekatan.
Komponen-komponen dari lingkungan microsoft visual basic diantaranya sebagai berikut :
1)    Control Menu, merupakan menu yang digunakan untuk memanipulasi jendela microsoft visual basic. Dari menu ini kita bisa mengubah ukuran, memindahkan, atau menutup jendela visual basic maupun jendela windows.
2)    Menu, menu visual basic berisi semua perintah visual basic yang dapat kita pilih untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Isi dari menu ini sebagian besar hampir sama dengan program-program windows pada umumnya.
3)    Toolbar, toolbar adalah tombol-tombol yang mewakili suatu perintah tertentu dalam visual basic. Tombol ini merupakan perintah-perintah yang sering digunakan dan terdapat pula dalam menu visual basic. Toolbar yang umum adalah toolbar standard.
Gambar 2.5 layar toolbar visual basic
kegunaan toolbar standard di dalam microsoft visual basic sebagai berikut :
a)    Add project : menambahkan proyek ke dalam proyek yang sudah ada.
b)    Add item : menambahkan komponen atau objek ke dalam jendela form.
c)    Menu editor : menampilkan menu editor untuk mengubah tampilan menu.
d)    Save project group : menyimpan proyek visual  basic.
e)    Open project : membuka proyek visual basic yang sudah ada.
f)     Cut : memotong elemen yang dipilih pada layar.
g)    Copy : Meng-copy elemen yang dipilh pada layar.
h)   Paste : menyalin elemen yang sebelumnya sudah dipotong.
i)     Find : mencari teks tertentu.
j)      Undo : membatalkan perintah/ tindakan yang terakhir.
k)    Redo : mengulangi perintah atau tindakan terakhir yang dibatalkan.
l)     Start : menjalankan proyek yang dibuat pada visual basic.
m)  Break : menghentikan running program untuk sementara.
n)   End : menghentikan running program untuk sementara.
o)    Project explorer : menampilkan jendela project explorer.
p)    Form layout window : menampilkan jendela form layout window.
q)    Properties window : menampilkan jendela properties.
r)     Object browser : menampilkan jendela object browser.
s)    Toolbox : menampilkan jendela toolbox.
t)     Data view window : menampilkan jendela data view window.
u)   Visual component manager : menampilkan jendela pada visual component manager.
4)    Form Window, merupakan area kerja utama dalam membuat program aplikasi visual basic. Dalam form ini terdapat berbagai macam objek interaktif seperti : teks, gambar, tombol-tombol perintah, scrollbar, dan sebagainya.
Gambar 2.6 Jendela form
5)    Toolbox, adalah sebuah kotak peranti yang berisi semua objek atau kontrol yang dibutuhkan untuk membuat suatu aplikasi program. Kontrol adalah suatu objek yang akan menjadi interface atau penghubung antara program aplikasi dan user-nya.
Gambar 2.7 Toolbox

6)    Project Explorer, merupakan jendela yang berisi semua file di dalam aplikasi visual basic.
Gambar 2.8 Jendela project explorer
7)    Jendela properties, merupakan jendela yang mengandung semua informasi mengenai objek yang terdapat pada aplikasi visual basic. Properti adalah sifat dari sebuah objek seperti nama, warna, ukuran, posisi dan sebagainya.
Gambar 2.9 Jendela properties
8)    Form layout window, merupakan jendela yang menggambarkan posisi dari form yang ditampilkan pada layar monitor. Posisi form pada form layout window inilah yang merupakan petunjuk dimana aplikasi anda akan ditampilkan pada layar monitor saat dijalankan.

Gambar 2.10 Form layout window
9)    Jendela code, merupakan salah satu bagian yang terpenting dalam visual basic. Jendela ini berisi kode-kode program yang merupakan instruksi atau perintah untuk aplikasi visual basic.
Gambar 2.11 Jendela code

b.    Membuat aplikasi
1)    Jalankan visual basic.
2)    Kotak dialog new project akan muncul pada layar. Jika kotak dialog ini tidak muncul pada layar pilihlah menu File > New Project.
Gambar 2.12 Kotak dialog new project
3)    Pilihlah icon standard exe, lalu klik tombol ok.
4)    Kemudian akan muncul layar pengembang Microsoft visual basic.
Gambar 2.13 Layar pengembang visual basic
5)    Langkah berikutnya adalah mengklik objek atau kontrol label  pada toolbox yang terdapat di bagian sebelah kiri layar.
6)    Bawa kursor pada jendela form, tekan dan tahan mouse kiri, lalu geserlah mouse hingga membentuk kotak yang ukurannya cukup besar.
Gambar 2.14 Meletakkan objek label pada jendela form
7)    Pindahkan mouse menuju jendela properties yang terletak di sebelah kanan bawah layar visual basic. Pada daftar yang ada di bawah tab carilah dan klik pada kata caption.
Gambar 2.15 Mengubah properti untuk objek label pada  jendela properties

8)    Masih pada jendela properties pilihlah font untuk memilih jenis dan ukuran huruf yang diinginkan kemudian klik ok.
9)    Selanjutnya pilihlah objek-objek yang dibutuhkan pada toolbox untuk membuat aplikasi program yang diinginkan.
10)   Langkah berikutnya adalah dengan menambahkan kode program pada objek-objek yang telah di buat.
11)   Langkah terakhir bila diperlukan ubahlah nama form itu sendiri guna membedakan antara caption dan name dari suatu form.
a)    Caption : judul yang akan ditampilkan pada bagian atas form.
b)    Name : nama form itu sendiri yang akan digunakan untuk mengenali identitas dari form tersebut.

2.    Microsoft Access
       Microsoft Access adalah suatu program atau aplikasi untuk database management yang merupakan bagian dari Microsoft Office. dengan Microsoft access kita dapat membuat, mengelola, memanipulasi serta menampilkan data dalam jumlah besar. Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan dalam format microsoft access, microsoft jet database engine, microsoft SQL server, oracle database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar Open Database Connectivity Overview
(ODBC). Para programmer dapat menggunakannya untuk mengembangkan teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek. 
a.    Komponen Utama (Object)
       Database dalam microsoft access merupakan kumpulan informasi yang saling berhubungan dan terdiri atas beberapa komponen, yaitu :
1)    Table : berisi kumpulan data yang merupakan komponen utama dalam database.
2)    Pages : berfungsi menciptakan halaman web berupa data access pages.
3)    Queries : berfungsi menyaring data dari berbagai kriteria dan urutan yang dikehendaki.
4)    Forms : berfungsi memasukkan, menampilkan serta mengedit data dari suatu tabel dengan tampilan formulir yang telah kita rancang sendiri.
5)    Reports : berfungsi mencetak data dalam bentuk laporan.
6)    Macros : berfungsi mengotomatiskan perintah-perintah yang kita kehendaki dalam mengolah data.
7)    Modules : berfungsi untuk merancang bermacam-macam modul aplikasi dalam mengolah database tingkat lanjut sesuai yang kita kehendaki.

b.    Tipe Data pada Ms. Access
1)    Currency : tipe data yang digunakan untuk menyimpan angka dalam format mata uang. Besarnya memori penyimpanan adalah 4 byte.
2)    Text : pada tipe data ini, jenis data yang disimpan adalah karakter. panjang maksimal type field adalah 255 karakter yang merupakan type default.
3)    Number : digunakan untuk menampung tipe data angka.
4)    Date/Time : jenis data yang disimpan adalah data tanggal dan waktu dengan besar memory 8 byte.
5)    Auto Number : tipe data ini digunakan untuk memberikan penomoran secara otomatis (penambahan angka otomatis).
6)    Yes/No : tipe data ini berisikan data Yes atau No
7)    OLE Object : tipe data ini dapat memuat gambar, grafik, viideo, dan suara dengan ukuran maksimal 1 GB Hyperlink : tipe data yang berisikan alamat hyperlink URL dengan panjang maksimal 64.000 karakter.
8)    Lookup Wizard : tipe data yang digunakan untuk menampilkan data dari tabel lain. Besar memori penyimpanan umumnya 4 byte.

3.   Pengertian Crystal Report
       Crystal report adalah merupakan program khusus yang di rancang untuk membuat laporan yang dapat di hubungkan dengan bahasa pemrograman yang berbasis windows,seperti visual basic dan visual C/C++.
            Hasil laporan dengan crystal report jauh lebih baik,mudah di gunakan dan mudahdi bandingkan dengan data report yang merupakan bawaan dari visual basic. Beberapa kelebihan dari crystal report yaitu sebagai berikut :
a.    Memberi kemudahan dalam membuat laporan tanpa melibatkan kode pemrograman.
b.    Fasilitas impor hasil laporan mendukung format populer seperti microsoft word,microsoft excel,microsoft access,adope acrobat reader dan html.
Gambar 2.16 Tampilan Crystal Report

D. Kerangka Pemikiran
            merupakan narasi (uraian) atau pernyataan tentang kerangka  konsep pemecahan masalah yang telah diidentifikasi atau telah dirumuskan. Melalui uraian dalam kerangka berpikir, penulis dapat menjelaskan secara komprehensif variabel-variabel apa saja yang diteliti, dari teori apa variabel diturunkan, serta mengapa variabel itu saja yang diteliti.
Gambar  2.17 Kerangka pemikiran program aplikasi penjualan spare parts dan unit forklift pada PT. Kharisma Esa Unngul.

Uraian objek yang diteliti dalam kerangka pemikiran sebagai berikut :
1.    Problem
       Problem atau masalah adalah alasan atau dasar dibuatnya aplikasi program penjualan ini adalah  :
a.    Memerlukan waktu  lama dalam pelayanan serta pengolahan data laporan transaksi penjualan pada PT. Kharisma Esa Unggul.
b.    Banyak terjadi kesalahan dalam pendataan penjualan barang.

2.    Pendekatan
       Pendekatan yang dilakukan dalam penjualan spare parts dan unit forklift di PT. Kharisma Esa Unggul adalah sebagai berikut:
a.    Algoritma merupakan pola pikir terstruktur yang berisi tahap dalam penyelesaian masalah, yang nantinya akan diimplementasikan dalam sebuah bahasa pemrograman.
b.    Perancangan basis data merupakan suatu kumpulan data yang saling berhubungan yang di simpan secara bersamaan sedemikian rupa dan tanpa penggulangan yang tidak perlu untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

3.    Metodologi Pengembangan
        Pengembangan sistem berarti menyusun sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Metode yang dilakukan dalam pengembangan sistem ini dengan :
a.    Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan proses kegiatan menjadi lebih jelas, jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah.
b.    ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi.
c.    coding adalah kemampuan logika dalam pembuatan suatu program aplikasi dan merupakan bahasa pemrograman.

4.    Program Aplikasi
       Program aplikasi yang digunakan dalam pengujian Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut:
a.    Microsoft Visual Basic merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek yang bertujuan untuk dapat menghasilkan program dengan struktur yang lebih kompleks.
b.    Microsoft Access adalah suatu aplikasi yang dapat membantu pembuatan sebuah aplikasi database dalam waktu yang relatif singkat.

5.    Hasil / Pengembangan Sistem Baru
       Hasil atau Pengembangan sistem baru yang diciptakan dari  aplikasi program penjualan spare parts dan unit forklift  pada PT. Kharisma Esa Unggul sebagai berikut :
a.    Menghasilkan informasi mengenai laporan penjualan sehingga memudahkan manajemen dalam pengambilan keputusan.
b.    Menghasilkan aplikasi basis data yang mendukung transaksi penjualan.
c.    Dengan adanya aplikasi program ini diharapkan proses
d.    penjualan akan menjadi lebih efektif dan efisien.

BAB II

BAB II LANDASAN TEORI DAN KERANGKA PEMIKIRAN A. Pengertian        Dalam sub ini menjelaskan mengenai beberapa pengertian kata-ka...