BAB II
LANDASAN TEORI DAN KERANGKA
PEMIKIRAN
A. Pengertian
Dalam sub
ini menjelaskan mengenai beberapa pengertian kata-kata atau istilah yang
terdapat dalam tugas akhir ini yang berhubungan dengan sumber-sumber dari
berbagai literature yang sesuai adapun pengertian-pengertiannya sebagai berikut
:
1. Pengertian
Aplikasi
Menurut Hengky (2010:4) “aplikasi adalah satu unit perangkat lunak yang dibuat untuk melayani kebutuhan
akan beberapa aktifitas seperti sistem perniagaan, game, pelayanan masyarakat,
periklanan atau semua proses yang hampir dilakukan oleh manusia.”
“Aplikasi adalah sebuah perangkat lunak yang menjadi front end dalam sebuah sistem yang
digunakan untuk mengolah data menjadi sebuah informasi yang berguna bagi orang
dan sistem yang bersangkutan”(Sri
Widianti,2012 : 89).
Dapat disimpulkan bahwa aplikasi merupakan perangkat alat lunak yang
digunakan untuk tujuan tertentu, seperti mengolah dokumen, dan memenuhi
kebutuhan pengguna dalam menjalankan pekerjaan tertentu.
2.
Pengertian Program
Salah satu hal yang berkaitan erat dengan
teknologi komunikasi adalah program. Program merupakan
kata, ekspresi,
pernyataan atau kombinasi yang
disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur berupa urutan langkah dalam penyelesaian masalah
yang diimplementasikan dengan mengunakan bahasa pemrograman sehingga dapat
dieksekusi oleh komputer.
“Program
adalah kumpulan perintah terperinci yang digunakan untuk mengatur kerja komputer”
(Abdul kadir,2009:h.1).
Dapat
disimpulkan bahwa program adalah kumpulan instruksi (statment) atau perintah
yang disusun sedemikian rupa sehingga mempunyai urutan nalar yang tepat untuk
menyelesaikan suatu persoalan. Menurut P. Insap Santosa “...Instruksi (statement) yang dimaksud adalah syntax (cara penulisan) sesuai dengan
bahasa pemrograman yang digunakan serta memiliki komponen-komponen seperti : input, output, proses, percabangan dan perulangan.”
3. Pengertian
Penjualan
“Penjualan adalah jumlah yang dibebankan
pembeli untuk barang dagang yang
diserahkan merupakan pendapatan perusahaan yang besangkutan”(Soemarso,2009 : 160).
Penjualan
atau menjual berarti suatu tindakan untuk menukar barang ataupun jasa dengan uang dengan cara mempengaruhi orang
lain agar mau memiliki barang yang ditawarkan sehingga kedua belah pihak mendapatkan
keuntungan dan kepuasan. Fungsi dari penjualan diantaranya:
a.
Mendapatkan keuntungan dari penjualan.
b.
Menjalin rekan bisnis yang luas.
c.
Melayani Kebutuhan konsumen.
Secara umum penjualan terdiri dari 2
jenis yaitu penjualan tunai dan
kredit. Penjualan tunai terjadi apabila penyerahan barang atau jasa segera
diikuti dengan pembayaran dari pembelian. Keuntungan dari penjualan tunai
adalah hasil dari penjualan tersebut langsung terealisir dalam bentuk kas yang
digunakan untuk mempertahankan likuiditas perusahaan.
Dapat
disimpulkan bahwa penjualan tunai adalah penjualan yang transaksi pembayaran
dan pemindahan hak atas barangnya langsung melalui register kas atau bagian
kassa. Sehingga, tidak diperlukan prosedur pencatatan piutang pada
perusahaan penjual. Dokumen
yang biasa digunakan dalam mencatat sistem akuntansi penerimaan kas dari
penjualan tunai adalah:
a. Faktur penjualan tunai, berfungsi memerintah kepala bagian
kassa untuk menerima uang dari pembeli
sejumlah yang tercantum dalam dokumen tersebut.
b. Pita register kas (cas register tape), Dokumen ini dihasilkan oleh fungi kas dengan
cara mengoperasikan mesin register. Pita register ini merupakan bukti
penerimaan kas yang dikeluarkan oleh fungsi kas dan merupakan dokumen pendukung
faktur penjualan tunai yang dicatat dalam jurnal penjualan..
c. Credit
Card Sales Slip, Dokumen ini dicetak oleh credit card center bank yang menerbitkan kartu
ktedit dan diserahkan kepada perusahaan (disebut merchant) yang menjadi anggota
kartu kredit. Bagi perusahaan yang menjual barang atu jasa, dokumen ini di isi
oleh fungsi kas dan berfungsi sebagai alat untuk menagih uang tunai dari bang
yang mengeluarkan kartu kredit, untuk transaksi penjualan yang telah dilakukan
kepada pemegang kartu ktedit.
d. Bill
of lading, digunakan
sebagai bukti penyerahan barang dari perusahaan penjual barang dalam penjualan
COD (cash on delivery).
e. Faktur penjualan COD, digunakan sebagai perekam berbagai
informasi yang diperlukan untuk manajemen mengenai transaksi penjualan tunai.
f. Bukti setor bank, merupakan dokumen yang digunakan sebagai bukti penyetoran
kas dari penjualan tunai ke bank. bukti ini dipakai oleh bagian akuntansi
sebagai dokumen sumber pencatatan transaksi penerimaan kas atas penjualan tunai
ke dalam jurnal penerimaan kas.
g. Rekapitulasi harga pokok penjualan, digunakan untuk meringkas harga
pokok produk yang dijual selama satu periode dan sebagai dokumen pendukung bagi
pembuatan bukti memorial untuk mencatat harga pokok produk yang dijual.
h. Jurnal Penerimaan Kas
Kas XXX
Penjualan
Tunai XXX
4. Pengertian Forklift
Forklift adalah suatu alat
atau kendaraan yang berguna untuk memindahkan suatu barang dari tempat berbeda
yang berfungsi untuk memudahkan suatu pekerjaan manusia. (http://www.manunggaljayaabadi.co.id/Pengertian-forklift.html)
Forklift ini merupakan alat bantu kendaraan yang
sering digunakan untuk
berbagai keperluan khususnya untuk mereka yang berkecimpung dalam dunia logistik, dimana fungsi utamanya sebagai alat industri bertenaga yang
digunakan untuk mengangkat, menurunkan serta memindahkan
material berat. beberapa komponen dari forklift yang perlu diketahui :
a. Fork, merupakan bagian utama dari
kendaraan forklift yang
berfungsi sebagai penopang untuk
membawa dan mengangkat barang. Fork
berbentuk dua buah besi lurus dengan panjang rata-rata 2.5 m. Posisi
peletakan barang di atas pallet masuk ke dalam fork juga menentukan beban maksimal yang dapat diangkat oleh sebuah forklift.
b. Carriage, merupakan bagian dari spare
part forklift
yang berfungsi sebagai penghubung
antara mast dan fork, ditempat
inilah fork melekat selain itu carriage juga berfungsi sebagai sandaran dan
pengaman bagi barang-barang dalam pallet
untuk pengangkatan atau
transportasi.
c. Mast, merupakan bagian utama terkait dengan
fungsi kerja sebuah fork dalam forklift.
Mast adalah satu bagian yg berupa dua
buah besi tebal yg terkait dengan hydrolic system dari sebuah forklift.
Mast ini berfungsi untuk lifting dan tilting.
d. Overhead
Guard, adalah pelindung bagi seorang driver forklift. Fungsi pelindungan ini terkait dengan
safety user (keamanan
pengguna)
dari kemungkinan terjadinya barang yg jatuh saat diangkat atau diturunkan, juga
sebagai pelindung dari panas dan hujan.
e. Counterweight, merupakan bagian penyeimbang beban
dari sebuah forklift. Letaknya berlawanan dgn posisi fork.
5. Pengertian Spare
Parts
Pengertian Spare Part adalah suatu
barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan
mempunyai fungsi tertentu. (http://cybon.blogspot.com/2010/11/ pengertian-suku-cadang-spare-part.html).
Setiap alat berat terdiri dari banyak
komponen, namun yang akan dibahas disini adalah komponen yang sering mengalami kerusakan dan penggantian.
misalkan engine yang mempunyai
komponen didalamnya yaitu fuel injection pump, water pump, starting
motor, alternator, oil pump, compressor, power steering pump, turbocharger,
dan lain-lain.
B. Teori Tentang
Materi Pembahasan
1. Database (Basis Data)
“Database merupakan
kumpulan data dari penempatan tenaga kerja yang saling terkait dan saling
mempengaruhi sesuai dengan tingkat kepentingannya sehingga data tersebut terintegrasi dan independence” (Aris martono,2009.h:307).
“Database adalah kumpulan kumpulan beberapa tabel yang saling berinteraksi satu
dengan yang lainnya yang diakses menggunakaan coding dalam bahasa pemrograman
sehingga dapat menghasilkan data dan informasi yang dibutuhkan” (Irnawan,2011:2).
Database ini
dimaksudkan untuk mengatasi masalah yang ada pada sistem.
Selain itu database dapat diartikan sebagai kumpulan file-file yang mempunyai
kaitan antara satu file dengan file yang lain sehingga membentuk data yang
dapat memberikan informasi bagi para pemakai. Dilihat dari jenisnya, basis data
dibagi menjadi 2 yaitu :
a.
Basis data flat-file.
Merupakan
basis data yang tersusun
dari sekumpulan string dalam satu file atau
lebih yang dapat diurai untuk mendapatkan informasi yang disimpan. Basis data
ini baik digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah kecil dan akan menjadi
sangat rumit apabila digunakan untuk menyimpan data dengan struktur kompleks. Salah satu
kelemahan basis
data ini adalah rentan pada korupsi data karena tidak adanya penguncian yang
melekat ketika data digunakan/dimodifikasi.
b.
Basis data
relasional.
Basis data ini mempunyai
struktur yang lebih logis terkait cara penyimpanannya. Basis data relasional
menggunakan sekumpulan tabel dua dimensi
yang masing-masing tabel tersusun atas baris dan kolom. Untuk membuat hubungan
antara dua atau
lebih tabel, digunakan key (atribut
kunci) yaitu primary key di salah satu tabel dan foreign key
di tabel yang lain. Saat ini penggunaan basis data relasional menjadi pilihan karena
keunggulannya.
Beberapa kelemahan yang
mungkin dirasakan untuk penggunaan basis data jenis ini adalah implementasi yang lebih
sulit untuk data dalam jumlah besar, tingkat
kompleksitasnya yang tinggi dan proses pencarian informasi yang lebih lambat
karena perlu menghubungkan tabel-tabel terlebih dahulu.
2. Entity Relationship Diagram
( ERD)
“Entity Relationship Diagram (ERD)
merupakan notasi grafis dalam permodelan data konseptual yang mendeskripsikan
hubungan antara penyimpanan”(Kusrini,2009
: h.99).
“ERD adalah
sebuah pendekatan dalam perancangan basis data yang dimulai dengan
mengidentifikasikan data-data terpenting yang disebut dengan entitas dan
hubungan antara entitas-entitas tersebut yang digambarkan dalam suatu model
diagram “(Indrajani,2011 : 109).
Notasi- notasi simbolik yang digunakan
dalam ERD adalah sebagai berikut :
Tabel 2.1 Simbol Diagram ERD
(Intan
Adhiati & Boediono,2012:20)
No
|
Simbol
|
Nama
|
Keterangan
|
1
|
Entity
|
Dilambangkan dengan persegi panjang disebut juga sumber atau tujuan
data. Setiap entitas harus kata benda. Entity bisa berupa seseorang,
departmen, mesin atau lainnya.
|
|
2
|
Relation
|
Menunujukkan adanya relasi atau hubungan dari beberapa entitas yang ada.
|
|
3
|
Garis & aliran
data
|
Sebagai penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan
himpunan entitas dengan himpunan atributnya.
|
|
4
|
Atribut
|
menunjukkan keterangan nyata dari masing–masing entitas
|
Sebuah relationship
atau hubungan merupakan bagian yang sangat penting dalam merancang
database.Terdapat tiga jenis hubungan atau relationship diantara
entitas-entitas,diantaranya :
1)
Relasi satu ke satu (One to One Relationship)
Hubungan yang hanya
dapat dilakukan satu entity dengan satu entity lainnya.
Contoh :
Gambar
2.1
Relasi One to One
2) Relasi
satu ke banyak (One to Many Relationship)
Hubungan
yang hanya dapat dilakukan satu entity atau satu attribute dengan beberapa
entity atau attribute yang lainnya.
Contoh
:
Gambar
2.2
Relasi One to Many
3) Relasi
banyak ke banyak (Many to Many
Relationship)
Hubungan
yang hanya dapat dilakukan satu entity atau satu attribute dengan beberapa
entity atau attribute yang lainnya dan satu entity atau satu attribute dengan
beberapa entity atau attribute lainnya.
Contoh
:
Gambar
2.3
Relasi Many to Many.
3. Normalisasi
“Normalisasi adalah suatu proses yang
digunakan untuk menentukan pengelompokkan atribut–atribut dalam sebuah relasi
sehingga diperoleh relasi yang berstruktur baik” (Abdul kadir, 2009: h.116).
Berikut adalah bentuk
atau tahapan-tahapan normalisasi yaitu sebagai berikut :
a.
Unnormalized
Form/UNF(Bentuk Tidak Normal)
Merupakan
data yang akan direkam,tidak ada keharusan mengikuti format tertentu, dapat saja tidak lengkap.
TABEL 2.2
Unnormalized Form
Kode Barang
|
Nama Barang
|
Merk
|
Type Barang
|
Harga
|
HNSS.03.018
|
Handphone
|
Samsung
|
Galaxy Star
|
999000
|
Handphone
|
Samsung
|
Galaxy V
|
1199000
|
|
HNNK02.002
|
Handphone
|
Nokia
|
Lumia 720
|
3500000
|
Handphone
|
Nokia
|
Lumia 520
|
1900000
|
b. First Normal Form/1NF
(Bentuk Normal Kesatu)
1. Setiap
data dibentuk dalam flat file
2. Tidak
ada set attribute yang terulang/bernilai ganda
3. Telah
ditentukannya primary key untuk table/relasi tersebut
4. Tiap
attribute hanya memiliki satu pengertian
TABEL 2.3
First Normal Form
Kode Barang
|
Nama Barang
|
Merk
|
Type Barang
|
Harga
|
HNSS.03.018
|
Handphone
|
Samsung
|
Galaxy Star
|
999000
|
HNSS03.017
|
Handphone
|
Samsung
|
Galaxy V
|
1199000
|
HNNK02.002
|
Handphone
|
Nokia
|
Lumia 720
|
3500000
|
HNNK02.001
|
Handphone
|
Nokia
|
Lumia 520
|
1900000
|
c. Second Normal Form/2NF
(Bentuk Normal Kedua)
1. Memenuhi
kriteria normal 1NF
2. Attribute
bukan kunci (non key) haruslah
memiliki ketergantungan fungsional sepenuhnya pada kunci utama
TABEL 2.4
Second Normal Form
Tabel
Barang
Kode Barang
|
Nama Barang
|
Merk
|
Type Barang
|
Harga
|
HNSS.03.018
|
Handphone
|
Samsung
|
Galaxy Star
|
999000
|
HNSS03.017
|
Handphone
|
Samsung
|
Galaxy V
|
1199000
|
HNNK02.002
|
Handphone
|
Nokia
|
Lumia 720
|
3500000
|
HNNK02.001
|
Handphone
|
Nokia
|
Lumia 520
|
1900000
|
Tabel
Transaksi
No Nota
|
Kode Barang
|
Qty
|
Harga
|
N201406020001
|
HNSS.03.018
|
1
|
999000
|
N201406020002
|
HNSS03.017
|
1
|
1199000
|
N201406030003
|
HNNK02.002
|
1
|
3500000
|
N201406040004
|
HNNK02.001
|
1
|
1900000
|
d. Third Normal Form/3NF
(Bentuk Normal Ketiga)
1. Memenuhi
kriteria 2NF
2. Attribute
bukan kunci tidak memiliki dependensi transitif terhadap kunci utama.
TABEL
2.5
Third
Normal Form
Tabel Barang
Kode Barang
|
Nama Barang
|
Merk
|
Type Barang
|
Harga
|
HNSS.03.018
|
Handphone
|
Samsung
|
Galaxy Star
|
999000
|
HNSS03.017
|
Handphone
|
Samsung
|
Galaxy V
|
1199000
|
HNNK02.002
|
Handphone
|
Nokia
|
Lumia 720
|
3500000
|
HNNK02.001
|
Handphone
|
Nokia
|
Lumia 520
|
1900000
|
Tabel
Transaksi
No Nota
|
Kode Barang
|
Qty
|
Harga
|
N201406020001
|
HNSS.03.018
|
1
|
999000
|
N201406020002
|
HNSS03.017
|
1
|
1199000
|
N201406030003
|
HNNK02.002
|
1
|
3500000
|
N201406040004
|
HNNK02.001
|
1
|
1900000
|
Tabel Nota
No Nota
|
Tanggal Nota
|
Kode Pengguna
|
Jumlah Harga
|
N201406020001
|
02/06/2014
|
U2014001
|
999000
|
N201406020002
|
03/06/2014
|
U2014001
|
1199000
|
N201406030003
|
03/06/2014
|
U2014001
|
3500000
|
N201406040004
|
04/06/2014
|
U2014001
|
1900000
|
4.
Flowchart
“Flowchart adalah bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah
penyelesaian suatu masalah” (Sugiyono,2010:102)
Flowchart
merupakan
bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan
antar proses beserta instruksinya. Gambar ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian
setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan hubungan antar proses
digambarkan dengan garis penghubung.
Tabel 2.6 Simbol flowchart
(Intan Adhiati & Boediono,2012:25)
No
|
Simbol
|
Nama
|
Keterangan
|
1
|
Penghubung
|
Menyatakan sambungan dari proses ke proses lainnya dalam halaman yang
sama.
|
|
2
|
Penghubung ke
halaman lain
|
Menyatakan sambungan dari proses lainnya dalam halaman yang berbeda.
|
|
3
|
Proses
|
Menyatakan suatu proses yang dilakukan oleh komputer.
|
|
4
|
Manual
|
Menyatakan suatu proses yang tidak dilakukan oleh komputer.
|
|
5
|
Terminal
|
Menyatakan permulaan/akhir dari suatu program.
|
|
6
|
Keying operation
|
Menyatakan segala jenis operasi yang diproses melalui suatu mesin yang
memiliki keyboard.
|
|
7
|
Garis dan aliran data
|
Menyatakan jalannya arus suatu proses.
|
|
8
|
Offline storage
|
Menunjukkan bahwa data dalam simbol ini akan disimpan ke media
tertentu.
|
|
9
|
Manual input
|
Memasukkan data secara manual dengan menggunakan keyboard.
|
|
10
|
Input/output
|
Menyatakan proses input atau
output tanpa tergantung jenis peralatannya.
|
|
11
|
Punched card
|
Menyatakan input berasal
dari kartu atau output ditulis ke kartu.
|
|
12
|
Pita magnetik
|
Menyatakan input berasal
dari pita megnetic/output disimpan
ke pita magnetic.
|
|
13
|
Disk Storage
|
Menyatakan input berasal
dari disk atau output disimpan ke
dalam disk.
|
Dalam pembuatan flowchart
tidak ada rumus atau acuan yang bersifat mutlak, karena flowchart merupakan
gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer.
Sehingga flowchart yang dihasilkan bervariasi. Secara garis besar, setiap pengolahan
selalu terdiri dari 3 bagian utama, yaitu : input berupa
bahan mentah, proses pengolahan, output berupa bahan jadi. Untuk pengolahan data dengan komputer, dapat dirangkum urutan dasar
untuk pemecahan suatu masalah, yaitu :
a. Start : berisi instruksi untuk persiapan peralatan yang diperlukan sebelum menangani pemecahan masalah.
b. Read : berisi instruksi untuk membaca data.
c. Procces : berisi kegiatan yang berkaitan
dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
d. Write : berisi instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke peralatan output.
e. End : berisi instruksi untuk mengakhiri kegiatan proses pengolahan.
Gambar berikut
memperlihatkan flowchart dari
kegiatan dasar diatas.
Gambar 2.4 flowchart dari kegiatan dasar
5. Flowmap
“Flowmap adalah penggambaran secara
grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program”( (Intan Adhiati &
Boediono,2012:36)
Flowmap berfungsi untuk memodelkan
masukan, keluaran, proses maupun transaksi dengan menggunakan simbol-simbol
tertentu.
Tabel 2.7 Simbol dan Keterangan Flowmap
(Intan
Adhiati & Boediono,2012:38)
No
|
Simbol
|
Deskripsi
|
1
|
Simbol yang digunakan untuk menunjukkan awal atau akhir
dari suatu proses
|
|
2
|
Menunjukkan dokumen input
dan output baik untuk proses manual
mekanik atau komputer.
|
|
3
|
Menunjukkan pekerjaan manual
|
|
4
|
Menunjukkan multi dokumen
|
|
5
|
Pengarsipan Data
|
|
6
|
Menunjukkan Proses
|
|
7
|
Simbol input
atau output yang digunakan untuk mewakili data
input atau output
|
6.
Hierarchy Plus Input-Proses-Output (HIPO)
“HIPO
adalah teknik penggambaran modul-modul yang nantinya akan dikembangkan oleh
programer menjadi prosedur-prosedur dalam program sistem informasi”(Al Fatta.2010 : h.150).
“HIPO
adalah penggambaran secara jelas dalam memperagakan apa yang dikerjakan suatu program,data
apa yang digunakan,dan keluaran yang dihasilkannya”(Zulkifli,2009:h.284).
HIPO merupakan alat dokumentasi program
yang berdasarkan fungsinya untuk meningkatkan efisiensi usaha perawatan
program. Atau dapat pula dikatakan bahwa HIPO dikembangkan
agar tersedia suatu teknik untuk mendokumentasikan fungsi program, pembentukan
HIPO dilakukan pada tahap pengembangan sistem informasi,
pada tahapan ini HIPO digunakan sebagai alat bantu dan teknik dokumentasi
fungsi program dengan tujuan utamanya sebagai berikut :
a. Untuk memberikan struktur yang
memungkinkan fungsi suatu sistem dapat dimengerti.
b. Untuk menguraikan fungsi-fungsi yang
akan dikerjakan oleh suatu program, bukan untuk mengkhususkan pernyataan
program yang dipakai untuk melaksanakan fungsi tersebut.
c. Untuk memberikan deskripsi visual dari input yang akan dipakai serta output yang akan dihasilkan oleh
masing-masing fungsi pada tiap-tiap tingkat diagram.
C. Teori
Tentang Program Aplikasi
1. Microsoft
Visual Basic
Microsoft
Visual Basic 6.0 adalah salah satu bahasa pemrograman
yang sangat populer dan banyak digunakan sehingga cukup banyak
literature, kursus, situs internet maupun komunitas yang siap membantu.
Microsoft Visual basic 6.0 menyediakan berbagai perangkat yang digunakan untuk
membuat program aplikasi baik aplikasi kecil maupun sederhana untuk keperluan
sendiri. Microsoft Visual basic 6.0
memiki kemampuan yang berguna untuk membantu pengguna dalam membuat atau
mengerjakan sebuah aplikasi, kemampuan itu antara lain : membuat program
aplikasi yang berbasis windows, membuat objek dan membuat program final
bereksistensi EXE sehingga dapat langsung dijalankan.
a.
Lingkungan Visual
Basic
Layar Visual Basic adalah suatu lingkungan besar yang terdiri dari
beberapa bagian-bagian kecil yang kesemuanya memiliki sifat :
1)
Floating : dapat digeser-geser ke posisi mana saja yang diinginkan.
2)
Sizable : dapat diubah-ubah ukurannya, seperti mengubah jendela windows.
3)
Dockable : dapat menempel dengan bagian lain yang berdekatan.
Komponen-komponen dari
lingkungan microsoft visual basic
diantaranya sebagai berikut :
1)
Control Menu, merupakan menu yang digunakan untuk memanipulasi jendela microsoft visual basic.
Dari menu ini kita bisa mengubah ukuran, memindahkan, atau menutup jendela visual basic maupun jendela windows.
2)
Menu, menu visual basic berisi semua
perintah visual basic yang dapat kita
pilih untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Isi dari menu ini sebagian besar
hampir sama dengan program-program windows
pada umumnya.
3)
Toolbar, toolbar adalah tombol-tombol yang mewakili suatu perintah tertentu dalam visual basic. Tombol ini merupakan perintah-perintah yang sering digunakan dan terdapat
pula dalam menu visual basic. Toolbar
yang umum adalah toolbar standard.

Gambar 2.5 layar toolbar visual basic
kegunaan toolbar
standard di dalam microsoft visual basic
sebagai berikut :
a)
Add project : menambahkan proyek ke dalam proyek yang sudah ada.
b)
Add item : menambahkan komponen atau objek ke dalam jendela form.
c)
Menu editor : menampilkan menu editor untuk mengubah tampilan menu.
d)
Save project
group : menyimpan proyek visual basic.
e)
Open project : membuka proyek visual basic
yang sudah ada.
f)
Cut : memotong elemen yang dipilih pada layar.
g)
Copy : Meng-copy elemen yang dipilh
pada layar.
h)
Paste : menyalin elemen yang sebelumnya sudah dipotong.
i)
Find : mencari teks tertentu.
j)
Undo : membatalkan perintah/ tindakan yang terakhir.
k)
Redo : mengulangi perintah atau tindakan terakhir yang dibatalkan.
l)
Start : menjalankan proyek yang dibuat pada visual
basic.
m) Break : menghentikan running program untuk sementara.
n)
End : menghentikan running program
untuk sementara.
o)
Project
explorer : menampilkan jendela project explorer.
p)
Form layout
window : menampilkan jendela form layout window.
q)
Properties
window : menampilkan jendela properties.
r)
Object browser : menampilkan jendela object
browser.
s)
Toolbox : menampilkan jendela toolbox.
t)
Data view
window : menampilkan jendela data view window.
u)
Visual
component manager : menampilkan jendela pada visual
component manager.
4)
Form Window, merupakan area kerja utama dalam membuat program aplikasi visual basic. Dalam form ini terdapat berbagai macam objek interaktif seperti : teks,
gambar, tombol-tombol perintah, scrollbar,
dan sebagainya.

Gambar 2.6 Jendela form
5)
Toolbox, adalah sebuah
kotak peranti yang berisi semua objek atau kontrol yang dibutuhkan untuk
membuat suatu aplikasi program. Kontrol adalah suatu objek yang akan menjadi interface atau penghubung antara program
aplikasi dan user-nya.

Gambar 2.7 Toolbox
6) Project Explorer, merupakan
jendela yang berisi semua file di dalam aplikasi visual basic.

Gambar 2.8 Jendela project explorer
7)
Jendela properties, merupakan jendela yang mengandung semua informasi mengenai objek yang
terdapat pada aplikasi visual basic.
Properti adalah sifat dari sebuah objek seperti nama, warna, ukuran, posisi dan
sebagainya.

Gambar 2.9 Jendela properties
8)
Form layout
window,
merupakan jendela yang menggambarkan posisi dari form yang ditampilkan
pada layar monitor. Posisi form pada form
layout window inilah yang merupakan petunjuk dimana aplikasi anda akan ditampilkan
pada layar monitor saat dijalankan.

Gambar 2.10 Form layout window
9) Jendela code, merupakan
salah satu bagian yang terpenting dalam visual
basic. Jendela ini berisi kode-kode program yang merupakan instruksi atau
perintah untuk aplikasi visual basic.

Gambar 2.11 Jendela code
b.
Membuat aplikasi
1)
Jalankan visual basic.
2) Kotak dialog new project akan
muncul pada layar. Jika kotak dialog ini tidak muncul pada
layar pilihlah menu File
> New
Project.

Gambar 2.12 Kotak dialog new
project
3)
Pilihlah icon standard exe, lalu klik tombol ok.
4)
Kemudian akan muncul layar
pengembang Microsoft visual basic.

Gambar 2.13 Layar pengembang visual
basic
5)
Langkah berikutnya adalah
mengklik objek atau kontrol label
pada toolbox yang terdapat di bagian sebelah kiri layar.
6)
Bawa kursor pada jendela form, tekan dan tahan mouse kiri, lalu
geserlah mouse hingga membentuk kotak
yang ukurannya cukup besar.

Gambar 2.14 Meletakkan objek
label pada jendela form
7)
Pindahkan mouse menuju jendela properties yang terletak di sebelah
kanan bawah layar visual basic. Pada
daftar yang ada di bawah tab carilah dan klik pada kata caption.

Gambar 2.15 Mengubah properti
untuk objek label pada jendela properties
8)
Masih pada jendela properties pilihlah font untuk memilih jenis dan ukuran huruf yang diinginkan kemudian
klik ok.
9)
Selanjutnya pilihlah
objek-objek yang dibutuhkan pada toolbox untuk membuat aplikasi program yang
diinginkan.
10)
Langkah berikutnya adalah
dengan menambahkan kode program pada objek-objek yang telah di buat.
11)
Langkah terakhir bila
diperlukan ubahlah nama form itu
sendiri guna membedakan antara caption
dan name dari suatu form.
a) Caption : judul yang akan ditampilkan
pada bagian atas form.
b)
Name : nama form itu sendiri yang
akan digunakan untuk mengenali identitas dari form tersebut.
2. Microsoft Access
Microsoft Access adalah
suatu program atau aplikasi untuk database
management yang merupakan bagian dari Microsoft
Office. dengan Microsoft access
kita dapat membuat, mengelola, memanipulasi serta menampilkan data dalam jumlah
besar. Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan dalam format microsoft access, microsoft jet database engine, microsoft SQL server, oracle database, atau semua
kontainer basis data yang mendukung standar Open Database Connectivity Overview
(ODBC). Para programmer
dapat menggunakannya untuk mengembangkan teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat
digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.
a. Komponen
Utama (Object)
Database
dalam microsoft access merupakan
kumpulan informasi yang saling berhubungan dan terdiri atas beberapa komponen,
yaitu :
1)
Table : berisi
kumpulan data yang merupakan komponen utama dalam database.
2)
Pages : berfungsi
menciptakan halaman web berupa data access pages.
3)
Queries : berfungsi
menyaring data dari berbagai kriteria dan urutan yang dikehendaki.
4)
Forms : berfungsi
memasukkan, menampilkan serta mengedit data dari suatu tabel dengan tampilan
formulir yang telah kita rancang sendiri.
5)
Reports : berfungsi
mencetak data dalam bentuk laporan.
6)
Macros : berfungsi
mengotomatiskan perintah-perintah yang kita kehendaki dalam mengolah data.
7)
Modules : berfungsi
untuk merancang bermacam-macam modul aplikasi dalam mengolah
database tingkat lanjut sesuai yang kita kehendaki.
b.
Tipe Data pada Ms.
Access
1) Currency : tipe data
yang digunakan untuk menyimpan angka dalam format mata uang. Besarnya memori
penyimpanan adalah 4 byte.
2) Text : pada tipe data ini, jenis data yang disimpan adalah
karakter. panjang
maksimal type field adalah 255 karakter yang merupakan type default.
3) Number : digunakan
untuk menampung tipe data angka.
4) Date/Time : jenis data yang disimpan adalah data tanggal dan waktu
dengan besar memory 8 byte.
5) Auto Number : tipe data ini digunakan untuk memberikan penomoran
secara otomatis (penambahan angka otomatis).
6) Yes/No : tipe data
ini berisikan data Yes atau No
7) OLE Object : tipe data
ini dapat memuat gambar, grafik, viideo, dan suara dengan ukuran maksimal 1 GB Hyperlink : tipe data yang berisikan alamat hyperlink URL dengan
panjang maksimal 64.000 karakter.
8) Lookup Wizard : tipe data
yang digunakan untuk menampilkan data dari tabel lain. Besar memori penyimpanan
umumnya 4 byte.
3.
Pengertian
Crystal Report
Crystal report
adalah merupakan program khusus yang di rancang untuk membuat laporan yang
dapat di hubungkan dengan bahasa pemrograman yang berbasis windows,seperti visual basic dan
visual C/C++.
Hasil laporan dengan crystal report jauh lebih baik,mudah di
gunakan dan mudahdi bandingkan dengan data report
yang merupakan bawaan dari visual basic. Beberapa kelebihan dari crystal report yaitu sebagai berikut :
a. Memberi
kemudahan dalam membuat laporan tanpa melibatkan kode pemrograman.
b. Fasilitas
impor hasil laporan mendukung format
populer seperti microsoft word,microsoft
excel,microsoft access,adope acrobat reader dan html.

Gambar
2.16 Tampilan Crystal Report
D. Kerangka Pemikiran
merupakan narasi (uraian) atau pernyataan tentang kerangka konsep pemecahan masalah yang telah
diidentifikasi atau telah dirumuskan. Melalui uraian dalam kerangka berpikir,
penulis dapat menjelaskan secara komprehensif variabel-variabel apa saja yang
diteliti, dari teori apa variabel diturunkan, serta mengapa variabel itu saja
yang diteliti.

Gambar 2.17 Kerangka pemikiran program aplikasi
penjualan spare parts dan unit forklift pada PT. Kharisma Esa Unngul.
Uraian objek yang diteliti dalam
kerangka pemikiran sebagai berikut :
1.
Problem
Problem atau masalah adalah alasan atau dasar dibuatnya aplikasi program penjualan ini adalah :
a. Memerlukan waktu lama dalam pelayanan serta pengolahan data laporan transaksi penjualan pada PT. Kharisma Esa Unggul.
b. Banyak terjadi kesalahan dalam
pendataan penjualan barang.
2. Pendekatan
Pendekatan
yang dilakukan dalam penjualan spare parts dan unit forklift di PT. Kharisma Esa Unggul adalah sebagai berikut:
a. Algoritma merupakan pola pikir terstruktur yang berisi
tahap dalam penyelesaian masalah, yang nantinya akan diimplementasikan dalam
sebuah bahasa pemrograman.
b. Perancangan basis data merupakan suatu kumpulan data yang saling
berhubungan yang di simpan secara bersamaan sedemikian rupa dan tanpa
penggulangan yang tidak perlu untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
3.
Metodologi Pengembangan
Pengembangan sistem berarti menyusun
sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau
memperbaiki sistem yang telah ada. Metode yang dilakukan dalam pengembangan sistem
ini dengan :
a. Flowchart ini
merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan proses kegiatan menjadi lebih jelas, jika ada
penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah.
b. ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar
data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar
data yang mempunyai hubungan antar relasi.
c. coding adalah kemampuan logika dalam
pembuatan suatu program aplikasi dan merupakan bahasa pemrograman.
4. Program Aplikasi
Program
aplikasi yang digunakan dalam pengujian Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut:
a. Microsoft Visual Basic merupakan
bahasa pemrograman berorientasi objek yang
bertujuan untuk dapat menghasilkan program dengan struktur yang lebih kompleks.
b. Microsoft Access adalah suatu aplikasi yang dapat membantu pembuatan sebuah
aplikasi database dalam waktu yang relatif singkat.
5.
Hasil / Pengembangan Sistem Baru
Hasil
atau Pengembangan sistem baru yang diciptakan
dari aplikasi program penjualan spare parts dan unit forklift pada PT. Kharisma Esa Unggul sebagai berikut :
a.
Menghasilkan informasi
mengenai laporan penjualan
sehingga memudahkan
manajemen dalam pengambilan keputusan.
b.
Menghasilkan aplikasi basis data yang mendukung transaksi penjualan.
c.
Dengan
adanya
aplikasi program ini diharapkan
proses
d.
penjualan
akan menjadi lebih efektif dan efisien.
